Bambu hitam untuk Menggosok akik



Menggosok Batu Akik dengan Bambu hitam



Cara satu ini memang sudah sering dipakai oleh nenek moyang kita jaman dahulu untuk menggosok

batu cincin mereka supaya terlihat semakin mengkilap. Meskipun cara ini tergolong cara kuno,

namun sampai sekarang cara ini masih dianggap ampuh untuk mengkilapkan batu akik.

Hal ini bukan tanpa alasan menggosok batu cincin menggunakan ,Bambu hitam namun ternyata

Bambu hitam tersebut masih menganding senyawa yang membuat batu akik terlihat semakin

mengkilap. Cara menggosoknya juga sangat sederhana. Anda hanya perlu mengambil Bambu hitam

kemudian gosokkan pada batu akik  secara searah.

Sungai dareh





Batu akik Sunge Dare / Sungai Dareh (Sungai Deras), termasuk salah satu batu cincin populer dan termahal di Indonesia untuk saat ini. Batu asal Sumatera Barat dan Sumatera Selatan itu kini tengah menjadi incaran para penghobi maupun kolektor.
Popularitas batu itu mulai menanjak sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sebuah cincin bertahtakan batu akik Sungai Dareh sebagai kenangan kepada Presiden Amerika Serikat, Barak Obama.
Harga batu Sungai Dareh berkualitas tentu saja sangat mahal, namun untuk kualitas berukuran sedang yang banyak dijual di pasaran lokal, harganya cukup terjangkau, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Batu mani gajah

Batu mani gajah


Batu akik Mani Gajah ini berasal dari wilayah Sumatra dimana disanalah terdapat Suku Anak Dalam (Suku Kubu) yang tinggal masih dalam satu wilayah dengan habitat hidup gajah. Suku Kubu atau juga dikenal dengan Suku Anak Dalam atau Orang Rimba adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Pulau Sumatra, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan. Mereka mayoritas hidup di propinsi Jambi. Legenda ini berawal dari cerita adanya seekor gajah sebagai raja di habitat gajah tersebut .Suku anak dalam (Kubu) menyebutnya dengan nama GAJAH TUNGGAL, karena gajah tersebut lebih suka menyendiri. Masa perkawinan gajah tersebut datang saat bulan purnama tiba. Saat Bulan Purnama berkumpulah para betina, dan terjadilah perkawinan antara Raja Gajah tersebut dengan para betina tersebut. Rupanya kebiasaan masa kawin raja gajah ini selalu diamati oleh Suku Anak Dalam. Ada kebiasaan si Raja Gajah adalah, setelah perkawinan terjadi biasanya dia akan memeriksa sisa-sisa sperma yang berceceran dan jatuh ke tanah. Bila kedapatan dia segera menguburnya dengan teliti dan setelah yakin bersih dia akan pergi bersama rombongannya. Saat rombongan Gajah itu pergi segeralah organg-orang yang mengintip tadi berlari dan memberi tanda pada tempat dimana sang gajah mengubur mani/sperma nya itu. Mereka yg berhasil menggali kembali kuburan mani gajah itu biasanya akan mendapatkan Mani Gajah yang Sudah mengkristal lembut, dan semakin lama, semakin mengeras menjadi batu.Yang mengeras inilah yang akhirnya diolah bisa menjadi batu Akik yang disebut Mani Gajah (MG), ada juga untuk minyak pelet Mani Gajah. Menguji Keaslian Mani Gajah Sebagai batu yang unik dan cukup langka, sebuah batu akik mani gajah yang asli mempunyai nilai yang cukup mahal, mengingat khasiat dan fungsinya. Untuk itu kita harus tahu ciri-ciri batu akik Mani Gajah agar tidak tertipu para penjual yang nakal.Ada beberapa proses yang dilakukan untuk pembuktian kristal mani gajah yang mengandung daya magis dapat dibuktikan dengan cara menimbunnya dalam tanah, lalu sebarkan beras diatasnya bila berasnya habis dimakan ayam dan ayam itu terus mencakar-cakar tanah nya. Ini bertanda mani gajah tersebut memiliki kekuatan magis untuk pelet dan pelaris dagangan. Selain cara diatas untuk menguji keaslian mani gajah dapat dilakukuan dengan cara lain yakni dengan merasakan getaran magis dari mani gajah. Tapi tentu saja cara ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mempunyai kepekaan batin. Khasiat Batu Akik Mani Gajah Batu akik Mani Gajah ini berkhasiat membantu kelancaran dalam berdagang/ jualan supaya menarik langganan dan menambah laris. Untuk profesi supir digunakan untuk menarik para penumpang serta supaya disenangi para pelanggannya. Bila dipakai pegawai kantor membuat pemakainya tetap dipercaya sama atasannya, untuk menarik rasa cinta kepada perempuan, atau dalam pergaulan sehari-hari. Dan beberapa orang menyebut mani gajah bisa sebagai obat terutama untuk kejantanan. Ada juga yang mengaitkan pada hal-hal gaib misal untuk mengakurkan suami-istri yang sedang cekcok ataupun pelarisan. Kristal mani gajah yang dikelola secara khusus dapat digunakan sebagai media bantu menambah daya pengasih. Adanya semacam aura, energi hawa dingin dalam kristal mani gajah, termasuk hal yang gaib. Bagi mereka yang tembus pandang atau indra keenamnya berfungsi dengan baik, akan dapat melihat melalui ilmunya akan adanya cahaya kekuningan dan hijau yang keluar melalui kristal mani gajah. Hawa aura dingin ini selalu mencari atau menyerap hawa panas yang muncul dari emosi seseorang. Sifat alami dari hawa dingin kristal mani gajah inilah yang selanjutnya diolah untuk media atau sarana menyerap emosi. Orang yang diliputi hawa nafsu asmara cenderung memancarkan atau mengeluarkan hawa panas. Nah ketika ada orang yang membawa kristal mani gajah yang berhawa dingin maka emosinya akan tertuju ke orang yang membawa kristal mani gajah. Begitu juga dengan orang yang mempunyai keinginan memiliki materi, nafsu kebendaan misalnya ingin membeli sesuatu seperti handphone, rumah, pakaian bagus. Pada saat keinginan memiliki atau membeli materi itu menguat, sebenarnya dalam jiwa orang tersebut sedang dipenuhi hasrat emosi untuk memiliki atau menguasai sesuatu. Pancaran niat menguasai benda ini dapat diserap dengan bantuan media kristal mani gajah. Dengan memasang media kristal atau mani gajah ditempat usaha, secara lembut sebenarnya seorang pedagang sedang menggiring orang tersebut untuk berbelanja ke toko atau warung nya. Proses itu sendiri tentunya berjalan sangat halus, dimana aura dingin mani atau kristal mani gajah atau menaklukkan hawa panas dengan menyerap emosi kebendaan yang dimiliki orang. Nah apa salahnya jika tempat usaha anda sedang macet, supaya dapat berkembang menghasilkan keuntungan dengan mencoba alternatif memasang kristal mani gajah. Namun tetap harus diingat bahwa semua ini hanyalah sarana/media, seluruh kekuatan bersumber dari Allah Swt.

di kutip dari komunitas penggemar akik.

Kapur di batu akik


Kapur di batu akik


 

Kapur yang ada pada batu pasti bikin penampilannya kurang menarik. Hal semacam ini kerap berlangsung pada type batu bacan palamea, doko, obi, yang sekarang ini mempunyai peminat yang cukup banyak di Indonesia. Sistem perawatan serta tehnik menyingkirkan kapur pada batu akik saat ini infonya mulai beredar banyak di kelompok pengagum batu akik. Dari mulai merendam dengan cairan isotonik, air hujan, dan sebagainya. Tetapi banyak yang belum sukses mengerjakannya. Zat kapur pada batu akik sesungguhnya bakal menghilang sendiri waktu anda gunakan. Tetapi, untuk menanti hal itu, pasti anda memerlukan saat yang lebih lama.

Zat kapur atau kalsium sesungguhnya berperan untuk menghambat pengeroposan yang berlangsung pada susunan batu. Tetapi, batu yang akan jadikan perhiasan bakal tampak kurang menawan apabila masih tetap ada sisa-sisa zat kapur di dalamnya. Beberapa cara ekstrim sekarang ini mulai beredar, namun kami sangatlah cemas bila beberapa cara itu bisa mengakibatkan kerusakan batu cincin anda. Salah satu langkah paling ekstrim yang pernah kami dengar yaitu memasukkan batu akik kedalam rise cooker. Suhu yang ada pada rise cooker memanglah mempunyai suhu yang hangat, namun masih tetap saja zat kapur pada batu akan tidak hilang.

Lalu, bagaimana caranya menyingkirkan zat kapur yang ada pada batu akik? . Berdasar pada info yang kami terima lewat website pembelajar kimia, minyak tanah nyatanya bisa menolong sistem untuk menyingkirkan zat kapur pada batu. Untuk lakukan eksperimen, kerjakan pengetesan pada type batu yang memiliki kandungan kapur bekas dari gosokkan punya anda, untuk kurangi kemungkinan batu jadi rusak.

Butuh anda kenali, bahwa tiap-tiap batu akik atau agate mempunyai karakteristik serta kandungan yang berlainan. Hingga, untuk treatment atau perawatan dari batu juga berlainan sesuai sama kandungan yang ada pada batu. Bila anda pelajari lebih dalam lagi perihal kandungan mineral yang ada pada batu, pasti anda akan tidak bersabar untuk dapat temukan langkah menyingkirkan zat kapur pada batu akik yang paling disayangi anda.

Langkah Menyingkirkan Kapur Seluruhnya Type Batu Cincin
Untuk menyingkirkan zat kapur, anda mesti memakai minyak tanah yang bisa anda beli di beberapa toko penjual minyak tanah di daerah atau kota anda. Langkah tersebut dijelaskan dapat dibuktikan ampuh untuk menyingkirkan zat kapur pada batu. Untuk step menyingkirkan kapurnya, adapun beberapa bahan yang perlu anda siapkan yaitu seperti berikut :

Minyak tanah - Untuk memperolehnya, anda dapat membelinya di warung atau agen minyak atau beberapa tempat yang jual barang itu.
Wadah tempat untuk rendaman (Cangkir/Mangkok/Toples)
Yang perlu anda kerjakan yaitu lakukan perendaman pada batu akik punya anda. Rendam batu lebih kurang sepanjang 24 jam. Bila belum tunjukkan hasil, kerjakan perendaman kembali sepanjang 2 jam.

Banyak orang telah mencoba coba, tapi yang satu ini telah teruji oleh saya sendiri.


Sekian langkah menyingkirkan kapur pada batu cincin. Langkah yang beredar di market nyatanya tak seluruhnya ampuh untuk menyingkirkan kapur pada batu cincin punya anda. Coba untuk memakai minyak tanah juga sebagai pengganti cairan lain. Sesudah anda menyingkirkan zat kapur pada batu cincin, saat ini step selanjutnya yaitu mengkilapkannya.seluruhnya ampuh untuk menyingkirkan kapur pada batu cincin punya anda. Coba untuk memakai minyak tanah juga sebagai pengganti cairan lain. Sesudah anda menyingkirkan zat kapur pada batu cincin, saat ini step selanjutnya yaitu mengkilapkannya

Bacan dan sejarahnya




Nama batu Bacan semakin populer seiring fenomena batu akik di Indonesia yang semakin meluas. Namun belum banyak orang yang tahu asal usul dan sejarah batu alam yang dinamakan Bacan itu.
Batu Bacan merupakan kekayaan alam Maluku Utara yang sudah dikenal sejak tahun 1960an. Menariknya, Batu bacan ini terdapat di pulau Kasiruta bukan pulau Bacan.
Istilah bacan sendiri diambil dari nama tempat perdagangan batu tersebut. Sedangkan penghasil batu tersebut adalah Pulau Kasiruta. Pulau ini berada tidak jauh dari Pulau Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan. Sedangkan Pulau Bacan merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan.
Karena pusat pemerintahan terdapat di Labuha, pulau Bacan maka batu tersebut dinamai batu bacan. Pada masa itu, jenis batu bacan yang digemari masyarakat adalah warna hati hiu, kembang super dan warna biru.
Di Indonesia, Batu Bacan mulai populer sejak tahun 2005. Padahal pada tahun 1960 disebutkan bahwa Presiden RI Soekarno pernah dihadiahi batu tersebut kala berkunjung ke Pulau Bacan. Bahkan batu alam ini digunakan sebagai perhiasan berharga pada masa kesultanan Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan.
Oleh karena Pulau Bacan lebih populer dan dikenal luas dibandingkan Pulau Kasiruta, maka untuk memudahkan penamaan batu giok asli alam Pulau Kasiruta ini disebut batu bacan. Sehingga, jika orang menyebut batu bacan, yang dimaksud adalah bacan doko dan palamea yang berasal dari Pulau Kasiruta.
Berdasarkan tempat asalnya, batu bacan ada 2 jenis. Yaitu, Bacan Doko yang berasal dari Desa Doko dab berwarna hijau tua dan Bacan Palamea, karena asalnya dari Desa Palamea dan berwarna hijau muda kebiruan.
Lalu siapa orang yang pertamakali menggosok batu bacan mentah hingga menjadi kinclong? Menurut cerita, orang itu bernama Muhammad tinggal di desa Amasing, Bacan.
Puluhan tahun silam, nilai batu bacan tidak dihargai semahal seperti sekarang ini. Maklum saja, karena dulu tidak ada pembeli lokal dan pembeli dari luar daerah.
Pada saat itu, tidak ada masyarakat yang mencari nafkah mencari batu bacan (penambang). Mata pencaharian masyarakat di pulau Kasiruta sebagai petani yang pergi ke kebun/ mencari damar. Kadang mereka menemukan batu bacan di sungai atau erosi (gunung yang longsor).
Petani yang menemukan batu bacan biasanya menukar batu bacan dengan barang-barang sembako.
Sekitar tahun 1990an, batu bacan berbentuk bongkahan seberat kurang lebih 10 kg dengan jenis super pertama kali dibeli oleh turis dari Singapura dengan uang ribuan dolar Singapura (yang nilainya ditukar
Rupiah  pada masa itu sebesar 7 juta ).
Bapak pemilik batu bacan bernama Anongko Golf tinggal di desa Palamea, pulau Kasiruta di sebelah barat. Sekarang desa Palamea sudah  menjadi ibukota kecamatan Bacan Barat.
Pembelian batu bacan oleh orang singapura dengan harga yang masa itu cukup tinggi menyebabkan batu bacan sudah mulai dikenal di kalangan penggemar batu mancanegara.
Peminat batu bacan mulai semakin banyak memasuki tahun 2005. Pembeli yang sangat berminat dengan batu bacan adalah kalangan dari Suku Tionghoa. Mereka membeli batu bacan dengan warna hijau dan biru dengan harga yang sangat mahal.
Bahkan sejak tahun 2009 sampai sekarang, banyak pembeli dari Jakarta dan luar negeri yang datang langsung ke lokasi penambangan di pulau Kasiruta untuk membeli bongkahan batu bacan dengan harga yang sangat mahal hingga mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

 (ruli)                     


 Dikutip dari harian terbit